Pembangunan proyek bandara di Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, ditargetkan selesai dan mulai beroperasi akhir 2012. Pembangunan bandara perintis di Desa Tanjungori, Kecamatan Tambak, itu sempat terhenti karena terkendala pembebasan lahan seluas 3,2 hektar untuk landasan pacu.

Bandara Bawean Beroperasi 2012

Akan tetapi, masalah itu telah diselesaikan Juli lalu dan pembangunan dilanjutkan. Menurut Bupati Gresik, Sambari Halim Radianto, dengan selesainya lapter Bawean nanti, Pulau Bawean yang berjarak 81 mil laut dari Gresik bisa dijangkau moda transportasi udara dengan penerbangan perintis.

Selama ini Bawean hanya bisa dijangkau dengan Kapal Motor Penumpang, sehingga pelayaran sering terhenti saat ombak besar dan cuaca buruk. “Akibatnya, warga Bawean sering tertahan di Gresik, dan pasokan barang ke Bawean tersendat berhari-hari,” katanya.

Selain meningkatkan ekonomi, diharapkan potensi wisata Bawean juga terangkat. “Di sana ada Danau Kastoba, pasir putihnya yang benar-benar putih dan lobster yang besar dan belum tercemar,” tuturnya.

Sebenarnya, proyek bandara Bawean sudah lama direncanakan. Pada 2006 dimulai pembebasan lahan, tetapi prosesnya lamban karena negosiasi nilai ganti rugi alot. Sejumlah pejabat bahkan harus diproses hukum terkait kasus korupsi ganti rugi tanaman saat pembebasan lahan.

Target lapter selesai 2007 meleset, begitu pula tahun 2009. Akhirnya pembangunan lapter Bawean di jadwal ulang dan ditargetkan tuntas dan mulai beroperasi 2012.

Masyarakat Bawean yang sebagian besar petani tambak berharap proyek bandara Bawean benar-benar selesai sesuai target. Sebab banyak warga Bawean di Malaysia, Singapura, dan Australia, sering tertahan cuaca buruk dan terlambat saat hendak kembali ke tempat kerja.

Jika menggunakan kapal cepat Gresik Bawean bisa ditempuh dalam waktu tiga jam. Sayangnya kapal sering tidak beroperasi bila gelombang mencapai 3 meter karena membahayakan penumpang. Pada saat cuaca buruk warga bisa tertahan sepekan. Kalau bandara selesai dan beroperasi, dengan pesawat perintis perjalanan lebih cepat. Apalagi dengan harga tiket terjangkau.

tags: , , , , , , ,
Alat Bantu Pendaratan Pesawat di Bandara

Alat Bantu Pendaratan Pesawat di Bandara

Fasilitas Alat Bantu Pendaratan Pesawat adalah salah satu prasarana penujang operasi bandara, dan dibagi menjadi dua kelompok peralatan, yaitu :
Ongkos Taxi, Bus, Kereta Api di Bandara Kuala Namu

Ongkos Taxi, Bus, Kereta Api di Bandara Kuala Namu

Mulai 25 Juli 2013 Bandara Polonia di Medan akan ditutup dan perannya akan digantikan oleh Bandara Kuala Namu di Deli Serdang. Jarak dari
Bandara Adalah Etalase Budaya Bangsa

Bandara Adalah Etalase Budaya Bangsa

Bandara adalah etalase budaya bangsa. Baik buruknya pandangan dunia internasional terhadap harkat martabat suatu bangsa berbanding lurus dengan pelayanan di bandara. Para turis
Bandara Terbaik di Dunia Tahun 2012

Bandara Terbaik di Dunia Tahun 2012

Incheon Airport kembali berjaya dengan menyandang posisi bandara terbaik di dunia tahun 2012. Penghargaan ini dilakukan oleh Skytrax, perusahaan riset maskapai penerbangan yang
eXTReMe Tracker