Pesawat latih milik TNI Angkatan Udara jatuh di tegalan Desa Kedungsari, Kecamatan Bandongan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Jumat sekitar pukul 10.30 WIB. Korban satu orang yaitu Kapten Penerbang Ali Mustofa, pilot pesawat latih TNI-AU tersebut.

Pesawat Latih TNI AU Jatuh

Mustofa merupakan satu-satunya awak di pesawat tersebut. Beechcraft T-34 Mentor Charlie itu tergabung dalam Skuadron Udara 102, satu skuadron pendidikan penerbang di lingkungan TNI-AU. Para penerbang muda yang lulus di pendidikan Sekolah Penerbang menempuh pendidikannya di skuadron udara itu dan Skuadron Udara 101.

Komandan Wing Pendidikan Terbang Akademi Angkatan Udara, Yogyakarta, Kolonel M Khairil Lubis, mengatakan kondisi pesawat tersebut masih bagus sebelum peristiwa tragis ini menimpa.

Saat ini jenazah Kapten Penerbang Ali Mustofa, pilot pesawat latih T-34 Mentor Charlie LD-3417 TNI-AU yang jatuh di Desa Kedungsari, Kecamatan Bandongan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Jumat siang, disemayamkan di hanggar Skadron Udara Pendidikan 102, Pangkalan Udara Utama TNI AU Adisutjipto Yogyakarta.

pesawat charlie tni au,pesawat mentor
tags: , , , ,
Detik-Detik Pendaratan Lion Air di Laut Bali

Detik-Detik Pendaratan Lion Air di Laut Bali

Masih ingat kecelakaan pesawat Lion Air yang mendarat di Laut dekat Bandara Ngurah Rai Denpasa Bari. Pesawat Lion Air dengan nomor penerbangan JT-904
Tips For Nervous Flyers

Tips For Nervous Flyers

Maybe you’ve heard too many news stories about malfunctioning aircrafts, airplane crashes, or hijackings. Maybe it’s your first time on a plane and
Penyebab Kecelakaan Pesawat Bravo Cessna 202 B di Bandung Airshow Belum Diketahui

Penyebab Kecelakaan Pesawat Bravo Cessna 202 B di Bandung Airshow Belum Diketahui

Penyebab kecelakaan Pesawat Bravo AS 202 belum bisa dipastikan. Namun, Kolonel Pnb Umar Sugeng Hariyono mengatakan pihaknya sudah membentuk tim penyelidikan yang berasal
PT DI Akan Produksi 15 Pesawat N-219

PT DI Akan Produksi 15 Pesawat N-219

PT Dirgantara Indonesia (PT DI) akan memproduksi sebanyak 15 unit pesawat jenis N-219 yang akan digunakan untuk penerbangan perintis di Propinsi Papua. Pengembangan
eXTReMe Tracker